skip to main |
skip to sidebar

1:22 AM

rie.hara
No comments
Bagi yang sering nonton film-film Jepang jaman dulu, pasti sudah bisa membayangkan betapa mengerikannya masa-masa dimana hukum para penguasa masih berlaku. Terutama bagi mereka yang dituduh melanggar peraturan, pasti jenis hukumannya akan diingat semua orang. Tidak ada itu yang namanya hak-hak warga sipil. Tidak ada itu yang namanya tim pembela atau pengacara. Jika kita ditahan karena diduga melakukan kejahatan, meskipun belum terbukti, sudah hampir pasti kita akan dihukum tanpa ada proses yang adil.
Yang melakukan pelanggaran berat, hukumannya mulai dari penyiksaan fisik hingga leher yang dipenggal. Tapi bagi mereka yang melakukan pelanggaran ringan atau tidak fatal, misalnya seperti mencuri ayam tetangga, rambut mereka akan dicukur habis sampai botak di depan banyak orang. Untuk apa? Untuk ditertawakan. Bahkan sampai sekarang pun (terutama di Asia) jika warga desa ingin menghukum seseorang, mereka akan mencukur rambut orang yang bersalah itu dengan asal-asalan agar sengaja terlihat berantakan dan jelek untuk dijadikan tontonan.
Lukisan tua di bawah ini adalah salah satu contoh dimana seorang pria dan wanita ketahuan selingkuh...

Chonmage (丁髷) adalah jenis potongan rambut tradisional pria Jepang pada masa Edo. Di jaman modern sekarang ini, yang menggunakan gaya potongan chonmage adalah para pesumo profesional. Pada awalnya para samurai memotong rambut mereka sedemikian rupa agar bisa menopang helm samurai dengan stabil saat berlaga di medan perang, tapi lama-kelamaan menjadi sebuah status simbol yang dihormati. Maka dari itu kalau ada yang memotong rambut atas mereka, harga diri mereka juga hilang.
Kasus yang menimpa Minami Minegishi membuatnya memotong rambutnya sendiri karena dia takut dikeluarkan dari AKB48. Dia ingin menunjukkan betapa menyesalnya dia karena telah melanggar peraturan dari manajemen, meskipun banyak orang yang berpendapat tidak perlu sampai sejauh itu.

1:19 AM

rie.hara
No comments
PlayStation 4 - yang diharapkan akan diumumkan secara resmi oleh Sony pada tanggal 20 Februari nanti - akan dijual sebelum Natal tahun ini di Jepang dan Amerika Serikat dengan harga yang lumayan tinggi, menurut surat kabar Asahi Shimbun. Kemungkinan besar PS4 versi Jepang akan dikenakan biaya lebih tinggi dari 40.000 yen, yang berarti orang Jepang harus mengeluarkan kocek lebih dari Rp. 4 juta untuk membawa pulang konsol game terbaru ini.
Sony sangat membutuhkan PS4 untuk mendongkrak gairah bisnisnya kembali setelah sahamnya terus menurun dalam beberapa bulan belakangan ini. Asahi Shimbun menambahkan bahwa berapapun harga konsol generasi terbaru PlayStation ini, harganya akan tetap lebih murah daripada harga PS3 pada saat peluncuran perdananya pada tahun 2006. Ini mungkin dikarenakan kondisi ekonomi dunia, terutama Jepang, yang sekarang masih belum stabil.
Kira-kira berapa ya harganya kalau sudah masuk ke Indonesia?

1:17 AM

rie.hara
No comments
Di Jepang, kamu bisa menemukan banyak jenis makanan yang bentuknya sangat menggemaskan sehingga rasanya kok sayang banget ya kalau dimakan...

1:15 AM

rie.hara
No comments
Makanan yang disajikan ke kita, apalagi kalau kita sendiri yang memesannya, maka sudah seharusnya kita makan sampai habis. Tapi ada saja orang-orang yang tidak mau makan sampai habis, entah karena sengaja atau kebiasaan (seperti aku ~ hehe). Baru-baru ini Hachikyo, sebuah restoran seafood di kota Sapporo, telah menerapkan peraturan yang cukup ketat; para pelanggan yang tidak menghabiskan makanan mereka di piring, maka dia wajib "menyumbang" sejumlah uang ke restoran, alias membayar denda.
Keterangan yang tertulis pada menu adalah; "Kondisi pekerjaan para nelayan sangatlah keras dan berbahaya, kehilangan nyawa bukanlah sesuatu yang tidak mungkin. Karena itu kita harus menunjukkan rasa apresiasi kita kepada para nelayan dengan cara menghabiskan makanan di mangkok kita. Para pelanggan yang tidak menghabiskan makanannya, harus memberikan sumbangan."

Di Indonesia sebenarnya sudah banyak restoran yang menerapkan peraturan seperti ini, terutama di tempat-tempat yang menawarkan konsep 'All You Can Eat' atau 'Bebas Makan Sepuasnya' dimana orang-orang bisa ambil makanan dalam jumlah besar, tapi tidak bisa dimakan habis karena keburu kenyang. Untungnya tidak banyak orang yang kena.

1:13 AM

rie.hara
No comments
Masih ingat dengan mainan berbentuk telur oval yang isinya seekor binatang virtual yang lucu untuk kita pelihara dari bayi sampai besar? Tamagotchi pertama kali keluar pada tahun 1996, jadi bagi kamu-kamu yang lahir pada era 70 dan 80-an, pasti akrab dengan game yang unik ini. Dulu aku pernah punya satu Tamagotchi dan aku masih inget betul belinya di Mall Golden Truly, Jakarta Pusat. Buset. Udah lama banget enggak kesana.
Nah, sekarang pihak Bandai telah bekerjasama dengan Sync Beatz Entertainment untuk melahirkan kembali game Tamagochi dalam bentuk aplikasi tablet dan smartphone. Nama barunya adalah Tamagochi L.i.f.e. -- kepanjangan dari "Love is fun everywhere.”


Cara bermainnya masih sama seperti yang dulu, yaitu kita harus memelihara binatang virtual kita dengan memberinya makan secara rutin, melatihnya dan mengajaknya bermain. Kalau kita membiarkannya begitu saja, maka dia bisa mati. Kabar gembira bagi kamu yang memiliki gadget Android, kamu bisa download game aplikasinya secara gratis di Google play sekarang. Bagi yang punya gadget Apple, kalian masih harus menunggu dulu ya.

1:09 AM

rie.hara
No comments
Entah sudah yang keberapa kalinya berita seperti ini muncul di media massa Jepang. Seorang anak laki-laki yang baru berusia 11 tahun melakukan bunuh diri dengan cara melompat ke rel kereta api agar tubuhnya tertabrak dan terlindas sampai remuk. Kenapa dia berbuat seperti itu? Di samping tas-nya ada secarik kertas yang berisi pesan terakhirnya...
"Tolong hentikan penutupan dan penggabungan sekolah kami dengan sekolah lain. Sebagai gantinya, akan saya berikan nyawa saya" -- Seperti itulah kira-kira isi pesan tersebut. Anak itu juga sempat mengirim SMS terakhir ke ibunya, "Terima kasih atas semuanya. Aku benar benar mencintaimu, bu..."
Miris dan tragis memang.

Setelah diselidiki, rupanya sekolah tempat dia belajar di Osaka sedang dalam proses penutupan (gulung tikar alias bangkrut) dan murid-muridnya akan digabungkan (dipindahkan) dengan sekolah lain. Dan bukan hanya sekolah dia saja, belakangan ini banyak sekolah-sekolah lain yang terpaksa ditutup karena kekurangan murid. Ya mau bagaimana lagi, Jepang memang sedang kekurangan generasi muda saat ini.
Tapi apakah benar hanya karena urusan membela sekolah akhirnya dia bunuh diri? Tampaknya tidak mungkin bagi seorang anak yang baru berumur 11 tahun bisa berpikir sampai sejauh itu. Banyak orang yang berpendapat kalau anak tersebut kemungkinan besar mempunyai masalah lain.

10:01 PM

rie.hara
1 comment
Selamat pagi, siang, malam, para bloggers dimanapun berada.
Saya ingin ikut serta dalam lomba yang diadakan DUNIA AXIS, mohon maaf jika opini saya ini kurang penjelasannya.
Pada kesempatan ini saya ingin menjelaskan sedikit tentang opini mengenai ”Melek Digital untuk Startup Business”
Di Abad-21, sangat sulit sekali kita menemukan pekerjaan, banyak sekali pesaing diluar sana. Cara yang bisa dibilang mudah yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang sudah secanggih seperti internet. Saya sendiri juga memanfaatkan internet sebagai lahan mencari keuntungan dan tentu saja membantu orang tua saya menjualkan apapun (yang halal pastinya).
Langkah awal untuk sukses di media bisnis internet cukup mudah, anda hanya membutuhkan NIAT, KERJA KERAS, JUJUR dan MAMPU BANGKIT LAGI JIKA GAGAL.
Dan satu lagi dari saya, IKHTIAR (Berserah diri kepada TUHAN)
Satu kata dari INTERNET bisa membuat semua orang mengerti, INTERNET membuat semua orang di dunia terasa dekat. Manfaatkan jejaring sosial yang anda miliki, sekali-kali berfikir untuk menjadikan jejaring sosial anda adalah tempat untuk mencari uang. Banyak sekali jejaring sosial yang gratis bisa digunakan untuk tempat mempromosikan jualan anda, entah itu facebook, twitter, kaskus, tokobagus, dll.
Sedikit berfikir lagi secara rasional, tidak selamanya media bisnis internet berdampak positif untuk orang itu, kadang tidak sedikit orang yang berniat jahat / menipu lewat internet. Yah, sebagai pengguna internet yang cerdas saya tekankan untuk tetep berhati-hati. Di dunia nyata saja kita bisa di tipu, apalagi di dunia maya seperti ini, pasti banyak sekali penipuan-penipuan yang sampai sekarang masih banyak.
Semoga penjelasan artikel tentang ”Melek Digital untuk Startup Business” saya yang sangat singkat ini bisa bermanfaat bagi pembaca. tetaplah jadi pengguna internet yang cerdas!! Ganbatte kudasai ^^