V-Kei atau Visual Kei merupakan penggabungan dari kata Visual(bahasa Inggris), dan Kei(bahasa Jepang) yang mempunyai arti ‘gaya’. Jika komunitas Punk berasal dari London, maka Visual kei berasal dari Jepang. Visual Kei (ヴィジュアル系 bijuaru kei?) mengacu pada sebuah gerakan dalam J-Rock yang populer pada sekitar tahun 1990-an. Gerakan ini ditandai dengan band yang mengenakan kostum dramatis dan imej visual untuk memperoleh perhatian. Di Jepang, penggemar band Visual Kei sebagian besar hampir selalu terdiri dari gadis remaja dan dipasarkan secara luas dalam bentuk merchandise anggota band itu sendiri. Di negara-negara lain, perbandingannya kecil secara kuantitas antara penganut Visual Kei kira-kira keseluruhan antara remaja putra dan putri.
Nah berikut band2 V-Kei terbaik masa kini
1. The Gazette
The GazettE merupakan salah satu dari band-band terkenal di label PS Company, tempat bernaung band-band lain seperti Kagrra dan alice nine. Meski musik rock yang menjadi jiwa dari band ini, mereka tidak takut untuk bereksperimen dengan musik mereka dan musik mereka luas tidak ada batasan dari soft ballad hingga punk rock bahkan beberapa lagunya terdapat unsur hip-hop.
2. Alice Nine
Alice nine merupakan band visual rock dengan sound yang susah untuk digambarkan; kencang tapi tidak selalu bernuansa agresif. Band ini memulai karirnya sejak tahun 2004 dan beranjak dengan cepat dengan terjual ludesnya cetakan pertama dan kedua single pertama mereka dalam jangka waktu yang singkat! Di tahun-tahun berikutnya, kelima anggota grup ini tidak memperlihatkan tanda-tanda penurunan.
3. An Cafe
An Café adalah tipikal sebuah band Oshare kei. Penampilan mereka terlihat colourful, cute dan boyish (atau girlish). Musik mereka tidak selalu sesuai dengan image mereka, karena disamping lagu-lagu yang upbeat, poppy rock mereka juga menciptakan lagu-lagu yang lebih keras.
4. Vivid
Soal warna musik yang mereka mainkan, menurut ku Visual-rock, dengan aransemen musik berat diikuti chaty, suasana musik yang mereka mainkan juga bervariasi, kadang cerah kadang suram, layaknya band Mayor. Perkembangan band ini memang termasuk cepat, belum genap satu tahun band ini sudah banyak mendapat perhatian dan menjadi Ikon PSC, sepertinya tinggal hitungan bulan saja menunggu status band ini diangkat menjadi Mayor di PSC.
5. Matenrou Opera
Mereka adalah Sono [eks GRIDE, eks Jeniva] sebagai vokalis, Anzi [eks Sylphid, eks Masterpiece] sebagai gitaris, You [eks Endless Vanity, eks S.D.I, eks GRAVE SEED] memegang alat bass, Ayame [eks outburn, eks Ry:dia] pada posisi keyboard dan terakhir adalah Yuu [eks GRIDE, eks Marge Litch, eks Masterpiece, eks GRAVE SEED, eks Jeniva] yang tentunya menggawangi posisi drum. Warna musik yang mereka mainkan bisa dikatakan heavy-rock yang diiringi oleh berbagai alat dan instrumen musik yang menghasilkan nuansa symphony. Kasarnya, perpaduan antara musik modern dan klasik. MATENROU OPERA mulai aktif sejak bulan Mei 2007. Karena memiliki konsep bermusik yang cukup unik, KAMIJO-pun menawari band ini untuk join ke dalam label perusahaan miliknya. MATENROU OPERA menyetujuinya dan sejak bulan Oktober 2007 kemarin MATENROU OPERA resmi berada di bawah payung SHEROW ARTIST SOCIETY [bareng Versailles].
6. Kaggra
Mungkin ini band satu-satunya yang bener-bener aku suka dari manajemen PSC, berbeda dari rekan-rekannya di PSC yang bisa dibilang ga punya orisinalitas, kagrra pantas didaulat sebagai jawaranya orisinalitas, ga mungkin kan kamu salah mengira lagunya kagrra sebagai lagunya band lain. Mereka bener-bener mewujudkan konsep neo-japanesque ke dalam musiknya, menggabungkan rock deAngan musik tradisional jepang, gitar – gitarnya terkadang disetel supaya terdengar seperti shamisen, pemilihan nadanya juga diadaptasi dari melodi-melodi tradisional jepang. Isshi punya vokal khas yang tidak ada duanya, suaranya yang mendayu-dayu terdengar seperti sedang ”nyinden”, bakat alam yang dimilikinya itu juga dilengkapi dengan teknik pernafasan yang mumpuni, nafasnya panjang, ambil nafasnya tidak kentara, terus suranya tetap prima meskipun melakoni set live yang panjang.
7. NoGod
musik nogod bisa dideskripsikan sebagai musik pop yang diaransemen dengan penambahan melodi-melodi gitar ala virtuoso tahun 80-an ( sound nya aja mirip banget steve vai / satriani ) ples ritem ala nu-metal. Band ini dulu bernama lengkap shinkou shuukyou gakudan NoGod atau kurang lebih berarti “the new religion band NoGoD” tapi bukan berarti mereka semacam band2 cult yang menolak tuhan gitu, kaya'nya nama band itu cuma sekedar lelucon aja, dan untungnya sekarng nama lengkap itu sudah tidak dipaAkai lagi.
8. Nightmare
Nah kalau ini, semuanya pasti tahu kan soundtracknya Deathnote yg pertama ? Nah Nightmare lah yang menyanyikan, judulnya The World (opening) dan Aluminia (ending).
Nah berikut band2 V-Kei terbaik masa kini
1. The Gazette
The GazettE merupakan salah satu dari band-band terkenal di label PS Company, tempat bernaung band-band lain seperti Kagrra dan alice nine. Meski musik rock yang menjadi jiwa dari band ini, mereka tidak takut untuk bereksperimen dengan musik mereka dan musik mereka luas tidak ada batasan dari soft ballad hingga punk rock bahkan beberapa lagunya terdapat unsur hip-hop.
2. Alice Nine
Alice nine merupakan band visual rock dengan sound yang susah untuk digambarkan; kencang tapi tidak selalu bernuansa agresif. Band ini memulai karirnya sejak tahun 2004 dan beranjak dengan cepat dengan terjual ludesnya cetakan pertama dan kedua single pertama mereka dalam jangka waktu yang singkat! Di tahun-tahun berikutnya, kelima anggota grup ini tidak memperlihatkan tanda-tanda penurunan.
3. An Cafe
An Café adalah tipikal sebuah band Oshare kei. Penampilan mereka terlihat colourful, cute dan boyish (atau girlish). Musik mereka tidak selalu sesuai dengan image mereka, karena disamping lagu-lagu yang upbeat, poppy rock mereka juga menciptakan lagu-lagu yang lebih keras.
4. Vivid
Soal warna musik yang mereka mainkan, menurut ku Visual-rock, dengan aransemen musik berat diikuti chaty, suasana musik yang mereka mainkan juga bervariasi, kadang cerah kadang suram, layaknya band Mayor. Perkembangan band ini memang termasuk cepat, belum genap satu tahun band ini sudah banyak mendapat perhatian dan menjadi Ikon PSC, sepertinya tinggal hitungan bulan saja menunggu status band ini diangkat menjadi Mayor di PSC.
5. Matenrou Opera
Mereka adalah Sono [eks GRIDE, eks Jeniva] sebagai vokalis, Anzi [eks Sylphid, eks Masterpiece] sebagai gitaris, You [eks Endless Vanity, eks S.D.I, eks GRAVE SEED] memegang alat bass, Ayame [eks outburn, eks Ry:dia] pada posisi keyboard dan terakhir adalah Yuu [eks GRIDE, eks Marge Litch, eks Masterpiece, eks GRAVE SEED, eks Jeniva] yang tentunya menggawangi posisi drum. Warna musik yang mereka mainkan bisa dikatakan heavy-rock yang diiringi oleh berbagai alat dan instrumen musik yang menghasilkan nuansa symphony. Kasarnya, perpaduan antara musik modern dan klasik. MATENROU OPERA mulai aktif sejak bulan Mei 2007. Karena memiliki konsep bermusik yang cukup unik, KAMIJO-pun menawari band ini untuk join ke dalam label perusahaan miliknya. MATENROU OPERA menyetujuinya dan sejak bulan Oktober 2007 kemarin MATENROU OPERA resmi berada di bawah payung SHEROW ARTIST SOCIETY [bareng Versailles].
6. Kaggra
Mungkin ini band satu-satunya yang bener-bener aku suka dari manajemen PSC, berbeda dari rekan-rekannya di PSC yang bisa dibilang ga punya orisinalitas, kagrra pantas didaulat sebagai jawaranya orisinalitas, ga mungkin kan kamu salah mengira lagunya kagrra sebagai lagunya band lain. Mereka bener-bener mewujudkan konsep neo-japanesque ke dalam musiknya, menggabungkan rock deAngan musik tradisional jepang, gitar – gitarnya terkadang disetel supaya terdengar seperti shamisen, pemilihan nadanya juga diadaptasi dari melodi-melodi tradisional jepang. Isshi punya vokal khas yang tidak ada duanya, suaranya yang mendayu-dayu terdengar seperti sedang ”nyinden”, bakat alam yang dimilikinya itu juga dilengkapi dengan teknik pernafasan yang mumpuni, nafasnya panjang, ambil nafasnya tidak kentara, terus suranya tetap prima meskipun melakoni set live yang panjang.
7. NoGod
musik nogod bisa dideskripsikan sebagai musik pop yang diaransemen dengan penambahan melodi-melodi gitar ala virtuoso tahun 80-an ( sound nya aja mirip banget steve vai / satriani ) ples ritem ala nu-metal. Band ini dulu bernama lengkap shinkou shuukyou gakudan NoGod atau kurang lebih berarti “the new religion band NoGoD” tapi bukan berarti mereka semacam band2 cult yang menolak tuhan gitu, kaya'nya nama band itu cuma sekedar lelucon aja, dan untungnya sekarng nama lengkap itu sudah tidak dipaAkai lagi.
8. Nightmare
Nah kalau ini, semuanya pasti tahu kan soundtracknya Deathnote yg pertama ? Nah Nightmare lah yang menyanyikan, judulnya The World (opening) dan Aluminia (ending).


7:01 AM
rie.hara








Posted in:


0 comments:
Post a Comment